Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Malang Gelar Penutupan Awas Digital Batch Pertama

awas digital

Malang — Bawaslu Kabupaten Malang melaksanakan pertemuan terakhir program Awas Digital: Akademi Pengawasan Pemilu Digital Batch Pertama pada Rabu (3/9/2025). Pertemuan ini mengangkat tema Membangun Strategi Pengawasan Efektif dan Berkelanjutan pada Pemilu yang disampaikan langsung oleh Tobias Gula Aran, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Malang.

Kegiatan yang berlangsung sejak 23 Juli 2025 ini telah dilaksanakan sebanyak enam kali pertemuan dengan menghadirkan narasumber-narasumber kompeten di bidang kepemiluan. Sebanyak 145 peserta mengikuti rangkaian program Awas Digital, yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pengawasan pemilu berbasis digital.

Dalam sesi terakhir, narasumber menekankan pentingnya memahami regulasi serta mekanisme penanganan pelanggaran pemilu agar pengawasan dapat dilakukan secara efektif dan berintegritas. “Pengawas pemilu harus mampu bertindak cepat, tepat, dan sesuai prosedur dalam menangani setiap dugaan pelanggaran,” tegas Tobias Gula Aran.

Acara ditutup secara simbolis oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas dedikasi dan komitmen mengikuti program hingga tuntas. Menurutnya, Awas Digital menjadi salah satu inovasi penting dalam memperkuat pengawasan partisipatif di era digital.

“Melalui Awas Digital, kami berharap lahir generasi pengawas pemilu yang kritis, adaptif, dan mampu menjaga demokrasi dengan memanfaatkan teknologi digital,” ujarnya.

Dengan berakhirnya pertemuan keenam ini, Bawaslu Kabupaten Malang secara resmi menutup Awas Digital Batch Pertama, sekaligus membuka ruang keberlanjutan bagi penguatan pengawasan partisipatif pada periode berikutnya.

Penulis : Nabilla Dzikri Azhari