Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Malang Jadi Narasumber Sosialisasi Pendidikan Politik dan Demokrasi Menjelang Pilkades di Desa Ngebruk

sosialisasi

Malang – Bawaslu Kabupaten Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai demokrasi dan kepemiluan melalui kegiatan sosialisasi pendidikan politik. Kali ini, Bawaslu Kabupaten Malang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik dan Demokrasi Menjelang Pilkades yang diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) peserta UM Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) Reguler Semester Antara 2025/2026 di Balai Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, pada Minggu (12/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Malang diwakili oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Muhamad Hazairin, yang menyampaikan materi mengenai pentingnya pendidikan politik, penguatan demokrasi, serta peran aktif masyarakat dalam mengawal setiap proses penyelenggaraan pemilihan, termasuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Muhamad Hazairin menjelaskan bahwa pendidikan politik merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Menurutnya, partisipasi masyarakat yang berkualitas tidak hanya diwujudkan melalui penggunaan hak pilih, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam mengawasi jalannya proses demokrasi agar berlangsung secara jujur, adil, dan berintegritas.

"Demokrasi yang berkualitas memerlukan partisipasi masyarakat yang cerdas dan bertanggung jawab. Melalui pendidikan politik seperti ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga integritas setiap tahapan pemilihan serta berani menolak segala bentuk pelanggaran, termasuk politik uang," ujar Hazairin.

Selain memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai demokrasi, Hazairin juga mengajak peserta untuk menjadi bagian dari pengawasan partisipatif. Menurutnya, pengawasan terhadap proses pemilihan bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan pemilihan yang demokratis dan berintegritas.

Kegiatan yang diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga Desa Ngebruk tersebut berlangsung secara interaktif. Peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai isu yang berpotensi muncul dalam pelaksanaan Pilkades serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan bersama.

Melalui kehadiran sebagai narasumber pada kegiatan yang digagas mahasiswa Universitas Negeri Malang ini, Bawaslu Kabupaten Malang berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam membangun budaya demokrasi yang sehat serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif dalam setiap penyelenggaraan pemilihan.

Penulis : Nabilla
Editor : M.A.R