Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Malang Gelar Pop Up Booth Edukasi Saka Adhyasta di SMK Negeri 1 Gedangan

edukasi

Malang – Bawaslu Kabupaten Malang terus mengembangkan inovasi dalam memberikan pendidikan demokrasi kepada generasi muda melalui kegiatan Pop Up Booth Edukasi yang diselenggarakan di SMK Negeri 1 Gedangan pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Sambang Sekolah sekaligus upaya memperkenalkan Saka Adhyasta sebagai wadah pembinaan generasi muda dalam bidang pengawasan Pemilu.

Pop Up Booth Edukasi dirancang secara interaktif agar para siswa dapat mengenal lebih dekat tugas dan fungsi Bawaslu serta memahami pentingnya keterlibatan masyarakat, khususnya pemilih pemula, dalam mengawal jalannya demokrasi. Melalui berbagai media edukasi, siswa diajak untuk mengenal konsep pengawasan partisipatif dan peran strategis generasi muda dalam mewujudkan Pemilu yang jujur dan berintegritas.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Malang memberikan edukasi mengenai Saka Adhyasta, yaitu Satuan Karya Pramuka binaan Bawaslu yang menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda di bidang pendidikan demokrasi, pengawasan partisipatif, dan kepemiluan. Kehadiran Saka Adhyasta diharapkan mampu melahirkan kader-kader muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap demokrasi serta siap menjadi mitra Bawaslu dalam mengawal setiap tahapan Pemilu.

Petugas Bawaslu juga menjelaskan berbagai materi yang menjadi bagian dari pembinaan Saka Adhyasta, mulai dari pendidikan kepemiluan, pengawasan partisipatif, hingga pemahaman mengenai penanganan dugaan pelanggaran Pemilu. Selain itu, para siswa dikenalkan dengan tiga krida utama Saka Adhyasta, yaitu Krida Pencegahan, Krida Pengawasan, dan Krida Penanganan Pelanggaran, yang menjadi dasar pengembangan kapasitas anggota dalam mendukung pengawasan Pemilu.

Antusiasme para siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengunjungi stan edukasi, berdiskusi dengan jajaran Bawaslu, serta menggali informasi mengenai peluang bergabung dalam Saka Adhyasta. Melalui pendekatan yang komunikatif dan interaktif, para peserta memperoleh pemahaman bahwa menjaga demokrasi bukan hanya menjadi tugas penyelenggara Pemilu, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Bawaslu Kabupaten Malang juga menekankan bahwa keterlibatan generasi muda sangat penting dalam menghadapi tantangan demokrasi di era digital. Sikap kritis terhadap informasi, penolakan terhadap politik uang, serta keberanian melaporkan dugaan pelanggaran menjadi nilai-nilai yang terus ditanamkan kepada para pelajar sebagai calon pemilih dan pengawas partisipatif di masa mendatang.

Melalui Pop Up Booth Edukasi ini, Bawaslu Kabupaten Malang berharap semakin banyak generasi muda yang mengenal dan tertarik bergabung dalam Saka Adhyasta sebagai Sahabat Pengawas Pemilu. Dengan kolaborasi bersama dunia pendidikan, Bawaslu optimistis dapat membangun budaya pengawasan partisipatif sejak dini serta menciptakan generasi yang peduli, berintegritas, dan siap mengawal demokrasi Indonesia.

Penulis : Nabilla
Editor : M.A.R