Bawaslu Kabupaten Malang Hadiri Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bawaslu RI, Perkuat Peran Masyarakat dalam Mengawal Demokrasi
|
Malang – Bawaslu Kabupaten Malang menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia di Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu RI untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawal penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Timur V dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Irawan, S.H., M.H., Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono, jajaran Bawaslu Kabupaten Malang, serta diikuti oleh perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemilih pemula, dan tokoh perempuan di Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam memperkuat pengawasan partisipatif.
Dalam sambutannya, Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Menurutnya, partisipasi publik merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga integritas proses demokrasi, sehingga masyarakat perlu terus diberikan ruang dan pemahaman untuk turut mengawasi setiap tahapan penyelenggaraan pemilu.
Sementara itu, Ahmad Irawan, S.H., M.H. mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran demokrasi serta berpartisipasi aktif dalam menjaga kualitas pemilu. Ia menekankan bahwa demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak memiliki komitmen yang sama untuk menolak berbagai bentuk pelanggaran serta mengedepankan nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan transparansi.
Melalui forum tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai evaluasi pelaksanaan pengawasan partisipatif pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Anggota Legislatif, tantangan pengawasan pemilu di masa mendatang, hingga evaluasi pengawasan partisipatif pada penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah beserta langkah-langkah strategis untuk memperkuatnya. Sesi diskusi dan tanya jawab juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara narasumber dan masyarakat mengenai berbagai persoalan kepemiluan yang berkembang di tingkat lokal.
Bawaslu Kabupaten Malang menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan sinergi antara Bawaslu RI, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun budaya pengawasan partisipatif. Edukasi yang berkelanjutan dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah pelanggaran pemilu sejak dini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Bawaslu Kabupaten Malang berharap semangat pengawasan partisipatif semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan aktif perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta generasi muda, diharapkan tercipta ekosistem demokrasi yang sehat, inklusif, dan berintegritas, sehingga penyelenggaraan pemilu di masa mendatang dapat berlangsung secara jujur, adil, demokratis, dan berkualitas.
Penulis : Nabilla
Editor : M.A.R