Lompat ke isi utama

Berita

Kolaborasi DPR RI dan Bawaslu RI, memperkuat pengawasan Partisipatif di Kabupaten Malang

Pimpinan Bawaslu Kabupaten Malang dan Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Ali berfoto bersama peserta sosialisasi pengawasan partisipatif, Pujon (21/10/2026)

Pimpinan Bawaslu Kabupaten Malang dan Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Ali berfoto bersama peserta sosialisasi pengawasan partisipatif, Pujon (21/10/2026)

Malang — Pimpinan Bawaslu Kabupaten Malang menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum yang diselenggarakan pada Rabu (21/10/2026) di Lumintu Cafe & Resto, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan penyelenggaraan pemilihan umum. Berdasarkan undangan Bawaslu, kegiatan ini secara khusus diarahkan untuk memperkuat pengawasan partisipatif sekaligus menjadi ruang evaluasi terhadap pelaksanaan pengawasan pada Pemilu dan Pemilihan.

Kegiatan turut dihadiri oleh Ahmad Ali, Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, bersama jajaran Bawaslu dan peserta undangan lainnya. Kehadiran unsur legislatif dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan sinergi antarlembaga dalam mendorong penguatan pengawasan partisipatif. Dalam kegiatan tersebut, pembahasan mencakup evaluasi pelaksanaan pengawasan partisipatif pada penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Anggota Legislatif, termasuk tantangan pengawasan pemilu di masa mendatang. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai evaluasi pengawasan partisipatif dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah serta langkah-langkah strategis untuk memperkuat pengawasan partisipatif.

Bagi Bawaslu Kabupaten Malang, pengawasan partisipatif merupakan salah satu unsur penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk turut mengawasi proses demokrasi. Pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat sebagai bagian dari ekosistem demokrasi.

Melalui forum tersebut, diharapkan terbangun pemahaman dan komitmen bersama untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam melakukan pengawasan, menyampaikan informasi maupun dugaan pelanggaran, serta turut menjaga kualitas proses demokrasi. Pimpinan Bawaslu Kabupaten Malang menegaskan pentingnya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga negara, peserta pemilu, organisasi masyarakat, kelompok masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk menciptakan pengawasan pemilu yang semakin kuat, inklusif, dan partisipatif.

Kegiatan yang dimulai dengan registrasi pada pukul 12.00 WIB tersebut dilanjutkan dengan pembukaan, penyampaian materi, sesi tanya jawab, hingga penutupan. Dengan adanya kegiatan sosialisasi dan penguatan pengawasan partisipatif ini, Bawaslu Kabupaten Malang berharap semangat pengawasan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang berintegritas.

Penulis : M.A.R

Foto : Adbul Jalal

Editor: M.A.R